BERITA TERBARU
RAPAT KOORDINASI KETERSEDIAAN PANGAN DAERAH

Dalam rangka menghadapi hari-hari besar keagamaan nasional, seluruh masyarakat diharapkan dapat memenuhi.selengkapnya..

MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN PERTANIAN

Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Bapak H. Rudy Resnawan membuka Kegiatan Musyawarah Perencanaan.selengkapnya..

KINERJA BADAN KETAHANAN PANGAN

Download Renstra Badan Ketahanan Pangan Tahun 2011 - 2015 Klik Disini Download Laporan Kinerja Badan.selengkapnya..

# Selamat Datang di Website Resmi Badan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan.               # Mari !!! Konsumsi Pangan Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman untuk Hidup Sehat, Aktif dan Produktif.  
BERITA
Rapat Koordinasi Ketersediaan Pangan Daerah Tahun 2016
 
Dalam rangka menghadapi hari-hari besar keagamaan nasional, seluruh masyarakat diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pangan, terutama pangan pokok seperti pada hari-hari biasa. Ketersediaan bahan pangan dan stabilitas harga pangan yang tersedia dan terjangkau merupakan salah satu indikator ketahanan pangan yang dapat menjelaskan kondisi ketahanan pangan suatu wilayah.

Untuk mengetahui prognosa/persiapan kesiapan daerah dalam penyediaan dan perkembangan pangan pokok utama melaksanakan kegiatan menghadapi hari-hari besar keagamaan nasional khususnya bulan puasa Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri 1437 H Tahun 2016, perlu dilaksanakan Rapat Koordinasi Ketersediaan Pangan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2016.

Menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri, biasanya terjadi lonjakan harga kebutuhan pokok. Provinsi Kalimantan Selatan yang sebagian besar masih tergantung pasokan dari luar sehingga persoalan klasik kenaikan harga kebutuhan pokok tidak terhindarkan dan bahkan sering tidak terkendali apabila stok dan distribusi terhambat. Ketersediaan pangan merupakan pilar yang mencerminkan tangguhnya kondisi ketahanan pangan suatu wilayah, kekurangan pangan akan menimbulkan dampak sosial, ekonomi bahkan dapat mengancam keamanan sosial.

Rapat Koordinasi Ketersediaan Pangan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2016 ini dilaksanakan pada tanggal 2 Juni 2016 di Aula Bahan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan. Tujuan rakor ini adalah untuk menyamakan persepsi antar stake holder di lintas sektoral yang menangani ketahanan pangan. Rakor dihadiri oleh 26 orang dari 13 kabupaten/kota.

Adapun narasumber rakor ini berasal dari Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Kepala Badan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Selatan, Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, dan Badan Pusat Statistik.

Sesuai dengan arahan Sekda Provinsi Kalimantan Selatan dalam rakor, maka hal-hal yang perlu dilakukan selama Ramadhan dan Idul Fitri adalah terus memonitor ketersediaan bahan pangan pokok; melakukan operasi pasar; melakukan koordinasi dengan Disperindag provinsi dan kabupaten/kota; terpenuhinya pangan masyarakat (meskipun harga tinggi atau meningkat tetapi stok bahan pangan tersedia); melakukan monitoring ketersediaan pangan dari segi jumlah, harga dan distribusi; mengupayakan dukungan saprodi terhadap budidaya tanaman bawang merah; melaksanakan pengembangan tanaman cabe merah dengan polybag melalui pengembangan pekarangan; pertumbuhan ekonomi harus lebih besar dari inflasi (berkisar 3 5%); peran ulama untuk menyadarkan masyarakat jangan melakukan penimbunan barang menjelang hari-hari besar keagamaan nasional (HBKN); serta dilakukan pemantauan di pasar terhadap barang-barang yang diobral (apakah aman atau ditidak).

Berdasarkan hasil rapat koordinasi dapat disimpulkan bahwa (1) Menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri biasanya terjadi lonjakan harga kebutuhan pokok, sehingga perlu adanya pengendalian stok dan harga di pasar; (2) Wilayah Kota Banjarbaru untuk bahan pokok seperti gula, telur ayam, daging ayam dan daging sapi stok cukup. Untuk telur sebanyak 10 20 ton per hari diimpor dari Pulau Jawa; (3) Kabupaten Tapin surplus cabe merah sedangkan bawang merah, kacang tanah dan daging sapi defisit; (4) Kabupaten Tabalong untuk bahan pangan seperti gula pasir, bawang merah, bawang putih, daging sapi mengalami defisit sedangkan beras mengalami surplus; (5) Kabupaten Banjar bahan pangan berupa daging sapidan bawang merah mengalami peningkatan defisit dan harga yang tinggi sedangkan untuk beras mengalami surplus.


AGENDA KEGIATAN

HARGA PANGAN 2 Maret 2016
BAHAN PANGAN
2 Maret 2016
HARGA RP/KG
Beras Unggul 11.127
Beras Lokal (Siam) 15.130
Kacang Tanah 27.496
Cabe Merah Besar 26.465
Cabe Rawit Lokal 26.530
Bawang Merah 30.892
Minyak Goreng Curah/Non Merk (Liter) 10.024
Gula Pasir Lokal 12.890
Daging Sapi 123.534
Daging Ayam Ras 32.695
Telur Ayam Ras 25.140
Ikan Gabus 74.096


PETA KETAHANAN PANGAN

ASPIRASI RAKYAT
Bagus webnya
6287852590XXX
POLLING
Bagaimana Pendapat Anda Mengenai Tampilan Website BKP Kalsel?
Bagus
Cukup
Kurang Bagus


LINK TERKAIT
COUNTER
Sedang Online 2
Hari Ini 34
Bulan Ini 3569
Tahun Ini 16768
Keseluruhan 166396

Badan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan
Jl. Panglima Batur, Banjar Baru 70711
T. (0511)477247, 4778047, 4781389 | F. (0511)4772471
© 2012 www.bkp.kalselprov.go.id Developed by citraweb nusa infomedia